Batas Waktu Pembayaran Dan Penyampaian Spt Masa Tahunan Catatan Ekstens

Batas Waktu Pembayaran Dan Penyampaian Spt Masa Tahunan Catatan Ekstens

Batas pelaporan spt masa pph pasal 25. PPh Pasal 4 Ayat 2. Paling lama 20 dua puluh hari setelah Masa Pajak berakhir 5.

Paling lama 20. Batas waktu pembayaran PPh Pasal 25 adalah paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya dari masa pajak yang akan dibayarkan.

Apabila ada keterlambatan dalam penyetoran dan pelaporan PPh Pasal 25 terdapat sanksi yang berlaku yaitu dikenakan bunga sebesar 2 per bulan dari tanggal jatuh tempo hingga tanggal pembayaran. Batas Waktu Pembayaran PPh Pasal 25.

Pembayaran pajak dan pelaporan SPT Masa memiliki batas waktu paling lama tanggal 15 lima belas bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir. Misalnya saja untuk bulan Mei 2018 maka angsuran PPh Pasal 25 harus dibayar paling lambat tanggal 15 Juni 2018.

Batas Waktu PenyampaianPelaporan SPT. PPh Pasal 4 ayat 2.

Pembayaran masa selain PPh Pasal 25 bagi Wajib Pajak dengan kriteria tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat 3b harus dibayar paling lama sesuai dengan batas waktu untuk masing-masing jenis pajak. Pembayaran masa selain PPh 25 WP kriteria tertentu yang dapat melaporkan beberapa Masa Pajak dalam satu SPT Masa.

Pasal 3 ayat 3B UU KUP harus dibayar paling lama sesuai dengan batas waktu untuk masing-masing jenis pajak. Batas waktu penyampaian SPT nya adalah paling lama 20 hari setelah akhir Tahun Pajak.

Menteri Keuangan menentukan tanggal jatuh tempo pembayaran dan penyetoran pajak yang terutang untuk suatu saat atau Masa Pajak bagi masing-masing jenis pajak paling lama 15 lima belas hari setelah saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak. Besaran angsuran PPh Pasal 25 untuk bulan-bulan sebelum bulan batas waktu penyampaian SPT sama besarnya dengan PPh Pasal 25 bulan terakhir tahun pajak pada tahun sebelumnya.

Apabila tahun pajak adalah tahun kalender JanuariDesember yang diartikan sebagai bulan-bulan sebelumnya adalah bulan JanuariFebruari. Batas waktu penyampaian SPT nya adalah paling lama 20 hari setelah akhir Tahun Pajak.

Menteri Keuangan menentukan tanggal jatuh tempo pembayaran dan penyetoran pajak yang terutang untuk suatu saat atau Masa Pajak bagi masing-masing jenis pajak paling lama 15 lima belas hari setelah saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak. Dan batas teakhir pelaporan SPT Tahunan untuk jenis badan usaha tersebut adalah 30 April.

Dan seperti ketentuan untuk pelaporan SPT Tahunan Pribadi dalam hal tanggal 30 April adalah hari libur maka biasanya akan diatur mellaui surat keputusan Dirjen Pajak apakah pelaporan SPT Tahunan Pribadi tersebut diundur atau dimajukan. Logisnya PPh Ps 25 itu merupakan angsuran dan sampai hari ini Perdirjen yg mengatur tentang bentuk dan tata cara pengisian SPT Masa PPh 25 tidak pernah ada.

Tetapi dalam prakteknya angsuran PPh Ps 25 tsb dipaksakan sebagai SPT dan formulirnya meminjam atau sama persis dengan SSP. No Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Batas Waktu Pelaporan Masa 1 PPh pasal 15 dipotong oleh pemotong PPh Tgl.

10 bulan berikut setelah masa pajak berakhir 20 hari setelah masa pajak berakhir 2 PPh pasal 15 dibayar sendiri Tgl. 15 bulan berikut setelah masa pajak berakhir 20 hari setelah masa pajak berakhir 3 PPh Pasal 21 dipotong oleh pemotong PPh.

Pasal 17 ayat 2b UU PPh Masa Pajak PPh Pasal 25 Desember 2019 7000000 Januari 2020 sd. Maret 2020 7000000 April 2020 sd.

Juni 2020 10000000 sama dengan besarnya angsuran PPh Pasal 25 Masa Pajak terakhir Tahun Pajak yang lalu angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan berdasarkan LK TW I. Batas Waktu Pelaporan PPh Pasal 25 12.

425 juta Izin perpanjangan waktu penyampaian SPT tahuan PPh diberikan sampai dengan 30 Juni 2017. PPh Pasal 25 masa Desember 2016 4 juta SPT tahunan PPh pajak 2016 disampaikan pada tanggal 10 Juni 2017.

Apabila tahun pajaknya adalah tahun kalender Januari-Desember maka yang dimaksud dengan bulan-bulan sebelum batas waktu penyampaian SPT Tahunan adalah bulan Januari dan Pebruari. Dengan demikian PPh Pasal 25 bulan Januari dan Pebruari 2008 adalah sama dengan PPh Pasal 25 bulan Desember 2007.

PELAPORAN SPT MASA PPh 25. PPh Pasal 25 harus dibayar paling lama tanggal 15 lima belas bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir.

Pasal 2 angka 8 PMK- 242PMK032014 Wajib Pajak orang pribadi atau badan wajib melaporkan PPh Pasal 25 dengan menyampaikan SPT Masa paling lama 20 dua puluh hari setelah Masa Pajak berakhir. SPT Masa PPh Pasal 25 adalah SSP yang menyatakan penyetoran pembaaran PPh Pasal 25 termasuk SSP NIHIL cfm.

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER - 22PJ2008 TENTANG TATA CARA PEMBAYARAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 25 Pasal 4. Batas Waktu Pelaporan untuk SPT Tahunan PPh WP badan.

Batas waktu penyampaian SPT nya adalah paling lama 4 bulan setelah akhir Tahun Pajak pasal 3 ayat 3 UU KUP No. 28 TAHUN 2007 Tahun Pajak adalah jangka waktu 1 satu tahun kalender kecuali bila Wajib Pajak menggunakan tahun buku yang tidak sama dengan tahun kalender.

Menurut UU Undang-undang No. 36 tahun pajak 2008 Pajak Penghasilan Pasal 29 adalah PPh kurang bayar KB yang tercantum dalam SPT Tahunan PPh yaitu sisa dari PPh yang terhutang dalam satu tahun pajak yang bersangkutan dan telah dikurangi dengan kredit pajak PPh 21 PPh 23 PPh 22 dan angsuran PPh pasal 25 jika ada.

Dalam waktu dekat Ditjen Pajak akan membuat pedoman untuk menegaskan angsuran PPh Pasal 25 tersebut dapat disesuaikan dengan tarif PPh Badan sebesar 22. Masih seputar relaksasi masyarakat juga ternyata banyak berharap batas akhir pelaporan SPT Tahunan untuk wajib pajak badan dapat diperpanjang seperti yang terjadi untuk wajib pajak orang pribadi.

ekstensifikasi423.blogspot.com