Doc Riba Gharar Maysir Dalam Islam Anifa Anifa Academia Edu

Doc Riba Gharar Maysir Dalam Islam Anifa Anifa Academia Edu

Makalah tentang riba gharar dan maysir dalam ekonomi islam. Penyusunan makalah ini merupakan salah satu tugas mata kuliah Ekonomi Islam. Dimana makalah ini berisikan tentang Riba Gharar dan Maisir dalam Ekonomi Islam Semoga makalah ini dapat memberikan pengetahuan yang lebih luas kepada pembaca yang berhubungan dengan Riba Gharar dan Maisir.

Dari Paparan atau penjelasan di atas maka penulis dapat menyimpulkan bahwa Maisir Gharar Riba dan Risywah merupakan hal-hal yang tidak diperbolehkan dalam syariat Islam. Oleh karena itu merupakan sesuatu yang baik untuk kita sebagai para pelajar abadi memahaminya dan mengamalkannya dalam kehidupan yang fana ini.

Dimana makalah ini berisikan tentang riba gharar dan maisir dalam ekonomi islam semoga makalah ini dapat memberikan pengetahuan yang lebih luas kepada pembaca yang berhubungan dengan riba gharar dan maisir. Makalah saya susun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah ekonomi islam yang membahas tentang riba.

Riba secara bahasa berarti penambahan pertumbuhan kenaikan dan ketinggian. Sedangkan menurut syara riba berarti akad untuk satu ganti khusus tanpa diketahui perbandingannya dalam penilaian syariat ketika berakad atau bersama dengan mengakhirkan kedua ganti atau salah satunya.

Hukum Riba adalah haram. Hai orang-orang yang beriman.

Pada masalah ekonomi masih banyak kaum muslim yang melanggar prinsip islam yaitu ajaran ekonomi Islam. Ekonomi Islam didasarkan pada prinsip sayariah yang digali dari Al-Quran dan sunnah.

Dalam kitab fiqih pun sangat banyak ditemukan ajaran-ajaran muamalah Islam. Antara lain mudharabah murabahah wadiah dan sebagainya.

Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Dalam makalah ini kami membahas mengenai Riba dalam Ekonomi Islam.

Atas dukungan yang diberikan dalam penyusunan makalah ini maka kami mengucapkan terima kasih. Tujuan dari kajian ISEFID yang membahas tentang riba gharar dan maysir ini adalah adanya pemahaman terhadap transaksi yang dilarang dalam agama Islam yaitu yang mengandung 3 elemen.

Riba gharar dan maysir dan mengarah pada kedzaliman. Gharar menurut bahasa berarti bahaya dan taghrir adalah menyeret kita ke sesuatu yang berbahaya.

Dalam konsep ekonomi islam melarang adanya gharar dalam setiap transaksinya. Gharar bisa dikatakan suatu yang belumpasti atau tidak jelas dan berbahaya.

Dalam istilah fiqih gharar mempunyai tiga definisi. Yang sangat penting dalam transaksi Ekonomi Islam adalah tidak ada nya unsur Riba interest Maisir judi dan Gharar ke tidak pastian.

Lain halnya dengan konsep ekonomi sosialis di mana sumber kekayaan itu sangat langka dan harus di peroleh lewat pemberdayaan tenaga kerja buruh di semua bidang pertambangan pertanian dan lainnya. Adapun dalam penyusunan makalah ini penulis memperoleh data sumber dari media online internet dan menjelaskan tentang MAGHRIB Maysir Gharah Riba.

Penulis berharap apa yang tercantum dalam makalah ini bisa menjadi pelajaran dan menambah wawasan buat pembaca dan terutama buat diri penulis sendiri. Arti riba dalam ekonomi islam syariah adalah tambahan yang diperoleh dengan cara yang tidak diperbolehkan oleh syariat.

Yaitu tambahan harta dalam akad jual beli yang diperoleh dengan cara yang batil. Sebelum membahasa lebih jauh tentang riba penulis akan memperkenalkan dunia ekonomi islam sebagai pengantar dan tambahan wawasan kepada pembaca.

Pada dasarnya setiap kehidupan kita tidak. 25000-inilah yang dinamakan riba nasa.

Macam-macam Riba menurut Para Ulama Menurut Jumhur Ulama 5 Jumhur Ulama membagi riba dalam dua bagian yaitu riba fadhl dan riba nasiah. Riba Fadhl Menurut ulama Hanafiyah riba fadhl adalah tambahan zat harta pada akad jual-beli yang diukur dan sejenis.

Dalam islam seluruh kegiatan yang dilakukan manusia diatur dalam Al-quran baik itu dalam aspek ibadah maupun muamalah khususnya dalam ekonomi islam. Dalam islam sendiri transaksi yang diperbolehkan adalah transaksi yang terbebas dari riba maysir dan ghararMaka dari itu disini akan dibahas tentang bagaimana sih konsep Riba Maysir dan Gharar dalam ekonomi islam.

RIBA GHARAR MAYSIR RUKUN DAN SYARAT JUAL BELI PERBEDAAN MANAJEMEN BISNIS SYARIAH DAN KONVENSIONAL By. Demikian Islam menjaga kepentingan manusia dalam aspek ini.

Imam an-Nawawi menyatakan bahwa larangan gharar dalam bisnis Islam mempunyai peranan yang begitu hebat dalam menjamin keadilan. Melalui makalah ini penulis akan membahas maysir dan gharar sebagai transaksi yang dilarang dalam Islam.

Dasar Hukum Pelarangan al-Maysir dan al-Gharar Landasan pelarangan al-Maysir berdasarkan firman Allah Swt. 2 Nadratuzzaman Hosen Analisis Bentuk Gharar dalam Transaksi Ekonomi Jurnal Al-Iqtishad Vol1 No1.

Dalam kehidupan ekonomi Islam setiap transaksi perdagangan harus dijauhkan dari unsur-unsur spekulatif riba gharar majhul dharar mengandung penipuan dan yang sejenisnya. Unsur-unsur tersebut diatas sebagian besarnya tergolong aktifitas-aktifitas non real.

Sebagian lainnya mengandung ketidakjelasan pemilikan. Turunnya ayat mengenai riba dalam Al-Quran secara bertahap yaitu dalam empat tahap 10 yang terdiri dari 8 ayat dalam 4 surat al-Baqarah 2 5 ayat Ali Imr a n 3 1 ayat al-Nis a 4 1 ayat al-R u m 1 ayat.

Satu ayat diturunkan di Mekah dan selebihnya di Madinah. Gaya pengharaman riba dalam al-Quran adalah mirip dengan bentuk pengharaman khamr dalam al-Quran 11.

Dalam islam gharar adalah perkara yang dilarang dan haram hukumnya karena sangat merugukan salah satu pihak yang lain. Maysir atau qimar secara harfiah bermakna judi spekulasi.

Secara teknismaysir adalah setiap permainan yang di dalamnya disyaratkan sesuatu berupa materi yang diambil dari pihak yang kalah untuk pihak yang menang. Etika transaksi Islam baik riba bunga dan gharar menyalahi keetisan dalam transaksi.

Pertimbangan etik larangan riba bunga dan gharar dikarenakan adanya ketidakwajaran eksploitasi dan tidak produktif. Sementara sistem etik ekonomi menekankan produk kewajaran dan kejujuran di dalam perdagangan serta kompetisi yang adil.

Islam melarang semua bentuk transaksi yang mengandung unsur kejahatan dan penipuan. Di mana hak-hak semua pihak yang terlibat dalam sebuah perilaku ekonomi yang tidak dijelaskan secara seksama terbukajelas akan mengakibatkan sebagian dari pihak yang yang terlibat menarik keuntungan akan tetapi dengan merugikan pihak yang lain.

www.academia.edu